![]() |
| gambar dari sini |
Assalamualaykum
Alhamdulillah beberapa waktu lalu dapat kabar bahagia,
teman smp akan melangsungkan walimah tanggal 15 nov nanti
Aku jadi teringat obrolan kemarin dengan salah satu teman usai
menghadiri sidang tesis salah satu senior, begitu nilai diumumkan, beliau mendapat taqdir Mumtaz
atau setara dengan Cumlaude. Beliau salah satu senior dari minang yang saat itu mendapatkan gelar Master pada bidang Ushul Fiqh.
'Aku pasti bisa seperti beliau' ujarku saat itu dengan
menggebu-gebu
'Emang kamu mau lanjut s2 tanpa nikah dulu?' Tanya temanku
'Nikah itu masih dua tahun lagi targetnya' ujarku *tapi taqdir tuhan siapa yang tahu kan, mana tau kalau sebelum target ada yang datang ke ayah lalu memintaku untuk hidup bersama*
Kebetulan aku dan temanku itu memiliki tujuan sama, kami
bersaing dalam kebaikan maupun urusan
ranking semasa kami di pondok dulu
dan sekarang? Mungkin karena kami sudah menginjak usia 21
obrolan kami ya tidak jauh-jauh dari lanjut S2, menikah atau bekerja setelah
lulus nanti, karena kami sudah sama-sama di tingkat akhir dalam jenjang S1 ini.
Temanku tadi sudah berniat untuk menggenapkan dinnya
ketika lulus S1 nanti, sedangkan Aku?
Tiba-tiba kemarin aku langsung membayangkan,
‘untuk menyelesaikan S2 di Alazhar waktu paling cepat
untuk bisa sampai sidang Thesis adalah 4 tahun kalau TIDAK ADA HAMBATAN
catat ya TIDAK ADA
HAMBATAN alias ya mulus aja proses S2nya, mulai dari lulus semua madah
ketika ujian, baik tamhidi 1 maupun tamhidi 2
Untuk bisa menyelesaikan tamhidi 1 dan 2 dibutuhkan waktu
selama dua tahun, lalu lanjut mengajukan judul untuk tesis membutuhkan waktu
setahun, lalu proses menulis tesis yang memakan waktu setahun. Masya Allah
Helwah awiiy ya gid'an kalau ternyata bisa lulus dalam kurun waktu 4 tahun.
Itu baru kira-kira nya ya, tapi realitanya?
Tak jarang mahasiswa S2 Alazhar yang menempuh pendidikan
magister nya dalam kurun waktu 7 tahun, 8 tahun, bahkan sampai 10 tahun
Terlepas dari alasan masing-masing ya dan ini murni dari
kacamata aku, mungkin salah satunya faktor berkeluarga, kalau suami mungkin
perlu menghidupi keluarganya, atau kalau perempuan dan sudah memiliki anak
harus menyelesaikan tesis disela-sela kesibukan mengurus rumah tangga, dan
mengurus anak
Atau faktor lainnya karena sudah kadung cinta dengan
Mesir bahkan Azhar itu sendiri
siapa yang tidak akan jatuh cinta dengan kota yang penuh
dengan pesona, syurganya para penuntut ilmu, kalian akan temukan masjid Azhar,
ruwaqnya bahkan madyafah-madyafah sekitarnya akan terisi penuh oleh para
penuntut ilmu, mereka dimanjakan dengan ilmu yang bermacam-macam bahkan sampai
terlupa bahwa ada negeri di belahan Asia sana yang sedang menunggu putra
bangsanya untuk pulang.
Atau bahkan memang tidak lulus-lulus ketika ujian
tamhidi, atau ketika mengajukan judul tidak goal..goal Allahu a'lam.
Lalu aku? Aku hanya berfikir bagaimana caranya melobi
orang tua untuk memberikan izin kepada anak gadisnya agar bisa lanjut s2. *study
oriented banget ya aku*
Sebenarnya izin sementara sudah aku dapatkan, namun
itupun bersyarat
Aku hanya mencoba bermain peluang, aku bilang 'Kalau
Intan lulus s1 intan akan pulang, kalau tidak dibulan agustus ya setelah
penentuan ujian tamhidi.
Agustus itu karena pertimbangannya ujian qobul atau ujian
untuk s2 di Azhar bulan oktober jadi bisalah aku pulang selama dua-tiga bulan
lalu balik lagi ke Mesir untuk urus registrasi pendaftaran s2 ini.
Akan tetapi…
Sebenarnya aku masih ragu-ragu untuk melanjutkan kuliah S2 disini, terlebih aku banyak mendengar cerita dari kaka kelas yang memutuskan
untuk bergelar diploma abadi alias ya berhenti ditengah jalan entah karena madah-madah disana yang cukup sulit atau karena masalah lain. Aku hanya membayangkan kelak, kalau aku bisa
menyelesaikan urusan S2 ini dalam kurun waktu ideal yaitu 4 tahun makan saat
itu ketika aku akan sidang thesis usiaku sudah mencapai 26.
Wallahu a'lam di usia itu aku masih sendiri atau sudah
ada seseorang disisi atau bahkan ada seorang disisi dan anak kecil berjalan
beriringan bersama kami..HAHA
Jadi intinya aku lanjut s2 di Azhar atau tidak? Hehe mungkin kalau ada kaca didepan pasti orang dalam kaca bakal ngomong sambil nunjuk muka aku ''kamu sekarang
sedang di penghujung s1, ya selesaikan saja yang harus diselesaikan, perkara s2
ini bisa kamu fikirkan seiring berjalannya waktu"
So? Keep Calm and Stay Focus!

Wah baru tahu kalau s2 di al azhar 4 tahun.. lama ya :O
ReplyDeleteSemangat Intan!
Hehe iya ka, mungkin proses belajar normalnya 2 tahun, tahun ke tiga untuk ngajuin judul, tahun ke 4 baru mulai nulis, itupun klo judul langsung di acc sama duktur nya
Delete