Assalamualaykum!

Intan Miftahurrahmi
View my complete profile

Awesome Intan

Karena perjalanan di dunia hanya sementara, Mari siapkan untuk perjalanan abadi selanjutnya

Cairo-Jakarta-Depok

Pengalaman Hamil Mahira

Trisemester pertama, alhamdulillah tidak ada muntah sama sekali, hanya mual dan ga nafsu makan, mau makan cuma makanan yang berk...

  • Home
  • Features
    • Shortcodes
    • Sitemap
    • Error Page
  • Seo Service
  • Documentation
  • Download This Template

CATEGORY >

gambar dari sini
Assalamualaykum

Alhamdulillah beberapa waktu lalu dapat kabar bahagia, teman smp akan melangsungkan walimah tanggal 15 nov nanti

Aku jadi teringat  obrolan kemarin dengan salah satu teman usai menghadiri sidang tesis salah satu senior, begitu nilai diumumkan, beliau mendapat taqdir Mumtaz atau setara dengan Cumlaude. Beliau salah satu senior dari minang yang saat itu mendapatkan gelar Master pada bidang Ushul Fiqh.

'Aku pasti bisa seperti beliau' ujarku saat itu dengan menggebu-gebu
'Emang kamu mau lanjut s2 tanpa nikah dulu?' Tanya temanku
'Nikah itu masih dua tahun lagi targetnya' ujarku *tapi taqdir tuhan siapa yang tahu kan, mana tau kalau sebelum target ada yang datang ke ayah lalu memintaku untuk hidup bersama*
Kebetulan aku dan temanku itu memiliki tujuan sama, kami bersaing dalam kebaikan maupun  urusan ranking semasa kami di pondok dulu
dan sekarang? Mungkin karena kami sudah menginjak usia 21 obrolan kami ya tidak jauh-jauh dari lanjut S2, menikah atau bekerja setelah lulus nanti, karena kami sudah sama-sama di tingkat akhir dalam jenjang S1 ini.
Temanku tadi sudah berniat untuk menggenapkan dinnya ketika lulus S1 nanti, sedangkan Aku?

Tiba-tiba kemarin aku langsung membayangkan,

‘untuk menyelesaikan S2 di Alazhar waktu paling cepat untuk bisa sampai sidang Thesis adalah 4 tahun kalau TIDAK ADA HAMBATAN
catat ya TIDAK ADA HAMBATAN alias ya mulus aja proses S2nya, mulai dari lulus semua madah ketika ujian, baik tamhidi 1 maupun tamhidi 2
Untuk bisa menyelesaikan tamhidi 1 dan 2 dibutuhkan waktu selama dua tahun, lalu lanjut mengajukan judul untuk tesis membutuhkan waktu setahun, lalu proses menulis tesis yang memakan waktu setahun. Masya Allah Helwah awiiy ya gid'an kalau ternyata bisa lulus dalam kurun waktu 4 tahun.
Itu baru kira-kira nya ya, tapi realitanya?

Tak jarang mahasiswa S2 Alazhar yang menempuh pendidikan magister nya dalam kurun waktu 7 tahun, 8 tahun, bahkan sampai 10 tahun
Terlepas dari alasan masing-masing ya dan ini murni dari kacamata aku, mungkin salah satunya faktor berkeluarga, kalau suami mungkin perlu menghidupi keluarganya, atau kalau perempuan dan sudah memiliki anak harus menyelesaikan tesis disela-sela kesibukan mengurus rumah tangga, dan mengurus anak

Atau faktor lainnya karena sudah kadung cinta dengan Mesir bahkan Azhar itu sendiri
siapa yang tidak akan jatuh cinta dengan kota yang penuh dengan pesona, syurganya para penuntut ilmu, kalian akan temukan masjid Azhar, ruwaqnya bahkan madyafah-madyafah sekitarnya akan terisi penuh oleh para penuntut ilmu, mereka dimanjakan dengan ilmu yang bermacam-macam bahkan sampai terlupa bahwa ada negeri di belahan Asia sana yang sedang menunggu putra bangsanya untuk pulang.
Atau bahkan memang tidak lulus-lulus ketika ujian tamhidi, atau ketika mengajukan judul tidak goal..goal Allahu a'lam.

Lalu aku? Aku hanya berfikir bagaimana caranya melobi orang tua untuk memberikan izin kepada anak gadisnya agar bisa lanjut s2. *study oriented banget ya aku*
Sebenarnya izin sementara sudah aku dapatkan, namun itupun bersyarat
Aku hanya mencoba bermain peluang, aku bilang 'Kalau Intan lulus s1 intan akan pulang, kalau tidak dibulan agustus ya setelah penentuan ujian tamhidi.
Agustus itu karena pertimbangannya ujian qobul atau ujian untuk s2 di Azhar bulan oktober jadi bisalah aku pulang selama dua-tiga bulan lalu balik lagi ke Mesir untuk urus registrasi pendaftaran s2 ini.

Akan tetapi…


Sebenarnya aku masih ragu-ragu untuk melanjutkan kuliah S2 disini, terlebih aku banyak mendengar cerita dari kaka kelas yang memutuskan untuk bergelar diploma abadi alias ya berhenti ditengah jalan entah karena madah-madah disana yang cukup sulit atau karena masalah lain. Aku hanya membayangkan kelak, kalau aku bisa menyelesaikan urusan S2 ini dalam kurun waktu ideal yaitu 4 tahun makan saat itu ketika aku akan sidang thesis usiaku sudah mencapai 26.
Wallahu a'lam di usia itu aku masih sendiri atau sudah ada seseorang disisi atau bahkan ada seorang disisi dan anak kecil berjalan beriringan bersama kami..HAHA

Jadi intinya aku lanjut s2 di Azhar atau tidak? Hehe mungkin  kalau ada kaca didepan pasti orang dalam kaca bakal ngomong sambil nunjuk muka aku ''kamu sekarang sedang di penghujung s1, ya selesaikan saja yang harus diselesaikan, perkara s2 ini bisa kamu fikirkan seiring berjalannya waktu" 

So? Keep Calm and Stay Focus!



Share on:


Assalamualaykum,

Wihdah Hamasah ngadain acara lagi lho, Azhari Backpacker.
Dengan mengusung tema  Azhari Menginspirasi Azhari Untuk Ibu Pertiwi, Kami membuka pendaftaran seluas-luasnya kepada mahasiswi Alazhar yang masih aktif S1 untuk mengikuti audisinya.

Apa itu Azhari Backpacker?


5 Alasan kamu harus ikut Azhari Backpacker

1. Latihan Mental
Iya banget gak sih ini, kamu bakal ditempatkan di salah satu pondok untuk mengajar selama tiga pekan, berinteraksi langsung dengan para santri sekaligus latihan sebelum pulang ke Indonesia untuk benar-benar mengabdi nantinya, mental kamu akan dilatih, yang tadinya kamu yang mencari ilmu maka disini kamu akan menjadi guru yang sudah seharusnya menyampaikan ilmu kamu ke santri-santri dipondok sana.

2. Pengalaman Seru
Kalau ini yang ini sudah pasti ya, kapan lagi kamu ada kesempatan untuk dapat pengalaman ngajar gratis, atau pengalaman untuk bersosialisasi di masyarakat nanti ditengah-tengah kuliah kamu di Azhar, itung-itung melihat kemampuan kita sejauh mana dan sudah sesiap apa diri kita untuk pulang nanti, yakan?

3. Liburan Bermanfaat
Karena agenda inti kita adakan di bulan Februari, dan sudah kita ketahui bersama juga kalau februari biasanya masih suasana liburan term 1, jadi liburan kamu gak akan sia-sia alias bakal bermanfaat banget kalau kamu bisa jadi Duta Azhari lewat acara Wihdah ini

4. Mengetes Seberapa Inteleknya kamu
Waw banget gak, kenapa ajang azhari Backpacker yang hanya diadakan di tahun Zakiah ini bisa ngetes seberapa inteleknya kamu, karena kalau kamu bersedia menjadi Azhari Backpacker kamu akan mengikuti rentetan audisi yang baru diadakan pertama kali di masisir. 

5. Pulang kampung Gratis
Siapa yang gamau pulang ke Indonesia dibayarin alias gratis? wahh kayanya gak ada deh, pasti banget kan semuanya pengen pulang ke Indonesia dengan gratis, nah dengan mengikuti Azhari Backpacker kamu memiliki kesempatan untuk pulang ke Indonesia tanpa dipungut biaya sepeserpun. gratis..tis..tis


Kamu sudah memenuhi semua persyaratan diatas kan? Nah, sekarang kamu cukup mendaftarkan diri kamu ke kontak yang tertera diatas.

Masih bingung tesnya apa aja? jangan bingung, catat ya tahapan seleksinya plus tanggal nya

Ini selesksi yang harus kamu ikuti untuk bisa jadi Duta Azhari
Ayoo.. Pendaftaran tinggal hari ini, jangan sampai kamu menyesal karena gak bisa ikut dalam Azhari Backpacker, karena BESOK (15/10) kami sudah mulai menyeleksi peserta yang berminat untuk bergabung bersam kami.
Kita tunggu kalian untuk mengontak kami, mulai dari sekarang ^^
Share on:
Pernah punya teman dekat? Saya pernah.
kaka kelas tepatnya, usianya terpaut 5 tahun diatas saya, awal saya mengenal dia ketika bimbel pas tahun pertama saya kuliah di azhar, kakanya tahun akhir disana
Ceritanya, kami -anak islah tingkat satu yang kuliah di syariah- pada saat itu bisa dbilang males untuk ikut-ikutan bimbel yang diadakan senat, gatau kenapa mungkin karena kami trlalu nyaman dngan belajar sndiri *jangan dtru*
tapi waktu itu saya ingat, ketika bimbel nahwu saya hadir brsama kawan islah lainnya,
dan mungkin kk nya asing dngan wajah kami, pas break bimbel utk solat magrib kknya nanya, anak islah ya?
'Iya'
'Ana juga'
'wahh kita ade kelas kaka kelasan dong ya' *dialog ini masih inget ga ka?*

Awalnya saya bingung, perasaan di grup wasap ga ada nomor kaka itu, di islah juga ga pernah ikut kumpul klo ada acara, usut punya usut tnyata kknya itu anak husnul tapi cuma sampe dua aliyah.hoho
jdi mungkin ikatan batin dengan Islah nya sedikit, mungkin lho yaa dan berhubung tinggalnya pun dengan almamater lain jadi sering kumpulnya sama almamater lain, bukan Islah.

Ko bisa deket? Nggak deket bnget juga si, cuman klo diajak makan bareng hayuu
kalo akunya minta privat bimbel sama dia, dia nya mau ngajarin, kan lumayan punya kaka pinter gasusah nyari guru bimbel..ahaha
tapi klo disuruh main krumah aku katanya gamau lagi soalnya rumah akunya kotor..haha *kbtulan dtgnya pas lgi kotor ka* -ngeles aja dulu-
Diajak jalan jauh juga hayu *coba kita jalan dari hadiqoh athfal sampe awal makrom* hiks jauh bnget kan

Kakanya demen banget nelpon, kayanya mau ada bbm, wasap atau line skalipun slama masih punya pulsa untuk nlpon ya bakal tetep aja dtelpon haha
Dulu aku sering bnget dtelpon, kayanya nelpon adalah hobi kesekian kkanya *pulsa nelpon disini lebih mmurah dari di indo soalnya*
sekali nelpon kakanya tahan banget sampe 30 menit bahkan sejam pun dia juga sanggup kyanya stay on phone dan sehari tuh ga cuma sekali, ya kaya ngabsen aja gtu stiap waktu dtelponin..haha *ratu pulsa sejagad*

Katanya dia suka puisi, haha aku gak suka tuh..kadang ribet gtu klo baca puisi suka berbelit-belit *peace* sukanya yang to the point aja, kalau bilang pengen ini ya bilang, kalau lagi sedih ya bilang sedih gausah pake berpuisi ria,
aku mah simple sih orangnya *apa ga romantis ya karena ga suka puisi* -abaikan-

kalau urusan masak, Kakanya orang palembang, tapi kalau aku mnta buatin mpek-mpek gapernah dibuatin *sedih ya* tapi klo orang lain yg minta dibuatinn, aihhh
tapi kan skrg aku bisa buat sndiri :p *pamer*
eh tapi pernah ding dimasakin kepiting, rasanya? Hmm kasih 8 deh dari 10 :D *ntar kalo dikasih 5 dari 10 dia block aku lagi di wasap* wkwkwk

Terus lagi kknya suka bnnget ke hadiqoh, pernah sepulang ujian prtama kita ke hadiqoh padahal sore2 musim dingin. Trus di hadiqoh ngapain? Ya duduk-duduk aja di bangku hadiqohnya
sambil ngerenung soal ujian tadi.
gajelas ya? Haha emang kadang kalo jalan sama kakanya suka gajelas gtu, ya jalan ajaa ampe capek
Pernah suatu kali pulang dari kuliah, stelah ambil uang di bank
kita jalan kaki, dari makrom sampe sarog *maklum anak baru, diajak kmna aja mah ngikut wae*
trnyata pas aku sadar jalan kakinya jauh bnget. Sampe aku mikir 'kaka ini demen bnget jalan kaki, kuat bnget kali ya?' Kayanya hobi lain selain nelpon

Tapi cerita2 tadi berlaku pas tahun 2012-2013 dua tahun lalu,
sekarang kk nya kmna? Kakanya udah pulang ke indo, katanya sedang menunggu pangeran berkuda putih untuk menjemput dia ke kosannya di jogja sana, HAHA, nggak ding alesan utamanya ya lagi lanjut s2 aja dsana.

Kapan terakhir ketemu? Kapan ya..kayanya pas anter dia pulang 2013 lalu, apa 2014 ya *lupa*

Pas di indo ga ketemu? Nggak, soalnya kkanya sibuk bnget..nget, disuruh silaturahim sama aku gamau, lebih milih ketemuan sama temen2nya *da aku mah apa atuh*
Sempet sih mau ke jogja, cuman ga dapet izin dari orangtua. Kejauhan, lagipula bbrapa waktunya kan aku baru pulang dari bndung.
Ke Jogja buat nemuin kknya? Tujuan ke dua lah, kan yang pertama mah ya maunya ketemuan sama kawan2 islah di jogja sana..HAHA

Tapi masih keep in touch? Haha bahasanya. Masih alhndulillah :')
tapi dianya pelit klo disuruh nelpon, padahal nelponnya juga ga pake pulsa --'' suka sok sibuk gtu, *apa emang sibuk beneran ya*
Paling sebatas chat via wasap, atau bbm nanya kabar, seperlunya aja
ga sesering waktu sama-sama masih di kairo.
Pernah sih ngechat panjang lebar *kalo ada maunya* wkwkwk
kaya nitip beliin buku atau mnta tolong titipin barang ke temennya yang mau ke Indo.

Haha ko jadi nostalgia? Itu kan masa lalu
kalau kata salah satu lagu mah
"Masa lalu, biarlah masa lalu"
gausah diinget lagi, keep moving forward and dont turn back
jadi? Ternyata Cair0-Jogja ga jauh-jauh banget kan

Ini tulisan juga karena sebelumnya atas request kakanya sih, yah kebongkar deh rahasianya. *peace*
dan aku gak terlalu pede untuk nulis di wall fb, jadi ya mending nulis di blog sendiri kan
aman, kalau mau ngenang masa lalu tinggal buka blog *alibi*



Pulang kuliah, Cairo yang sudah mulai semriwing dinginnya
hamdulillah hutang lunas ^^

Share on:

Isy 15^^
kanan-kiri:banu, naupal, Mahdi (pembimbing), rifqi,ihsan, zaid, zahir (ketua yg pegang isy),Mirza, rouf.
tasnim, farhan (pembimbing), Ridho, Ikhsan, Latif, Karos
kiri;kanan: Rahma, Riska, Saya^^, Romaida, Ria, Rihna

Tanggal 20 kemarin awal kami *saya dan kawan2 Isy* bertatap muka, setelah dua hari sblumnya kami hanya taaruf singkat lewat grup whatsapp.
Selama muamalah lewat grup, saya berfikir ko pada diem, mungkin yg aktif di grup hanya segelintir orang dari 25 orang yang ada di grup *mungkin lelah selama ormaba* karena rangkaian ormaba tahun ini cukup padat, dimulai dari orientasi tentang pendidikan *berkisar tentang keazharan, kesenatan dll* kemudian hri kedua dilanjut dengan orientasi di kekeluargaan masing-masing, hari ke 3 di almamater, hari ke 4 orientasi mengenai keorganisasian, dan hhari terakhir jelajah Masjid dan makam Auliya *disini cerita kami dimulai* Lets begin!

Hari ke 4 ormaba, kami sempat berkumpul untuk membicarakan teknis keberangkatan esok hari, dan gak afdhal rasanya kalau kelompok ini berjalan tanpa ada ketua, maka terpilihlah Zahir untuk membimbing klompok selama esok hari.
keesokan harinya, dengan mengenakan kostum 'merah' kami berkumpul di Ashob Gami *saya masih asing dengan kawan2 baru ini*

Kami janjian pukul 8 tapi baru jalan pukul stengah 10 *karet teuteup* ada kejadian lucu ketika saya mengabsen mereka satu persatu, saat itu kami memakai kostum merah, dan saya sudah lihat anggota laki2 duduk berjejer dengan kostum merah mungkin ada sekitar 17 an orang, dan yang akhwat ada sekitar 3 orang sudah bersama saya
langsung saya absen, tapi ko yang nyahut ketika di absen hanya 10 orang
wahh..ga bener nihh,
Ternyata eh ternyata mereka kelompok lain yang juga pakai baju merah *hadooohh*
lanjut..

perjalanan berlanjut dengan membawa 20 anggota buat jelajah kali ini, diawali dari masjid Ibnu Thulun dan kali ini yang bertugas menjadi Guide si Mahdi
kami berjalan menyusuri masjid ibnu thulun yang lumayan luas dan beberapa peserta bahkan ada yang sampai menara *prok..prok..prok*
Jelajah dilanjutkan ke destinasi kedua yaitu Makam sayyid al anwar anaknya hasan bin Ali, lalu sekitar 50 meter kedepan ada makan sayyidah sukainah, putrinya Sayyid Husain bin Ali, berjalan sedikit kedepan kita temukan 3 makam dalam satu tempat, makam Sayyidah Ruqoyah putrinya Ali bin Abi Thalib ra. makam sayyidah Atikah bibinya Rasulullah Saw. dan makam Ali bin Ja'far Ashodiq.
Diselang satu imaroh terdapat makam salah satu tabiin Ibnu Sirrin yang merupakan Ahli tafsir mimpi, dan kami berjalan lagi sekitar 300 meter untuk menuju destinasi terakhir makam Sayyidah Nafisah.
Ketika sampai di makam sayyidah nafisah yang sekaligus merupakan masjid, kita istirahat sebentar kmudian sholat zuhur sblum lanjut ke hadiqoh Azhar untuk penutupan acara.

*Ceritanya udah di hadiqoh ya*
Demi lomba groufie yang diadakan panitia, mari bergroufie ria :')
Formasi 15..siap


Ini inti 'menggila' nya
Sambil menunggu kelompok lain, Isy 15 latihan yel-yel
dengan dipandu oleh Farhan selaku pembimbing dan Naufal selaku koor yelling, mereka kelihatan semangat banget *berasa muda lagi klo ikutan yel-yel*
mulai dari yel-yel yang semangat sampe yel-yel yang sedikit alay. HAHA
wahh persepsi saya tentang mereka di awal berubah sudah, yang tadinya saya fikir mereka pendiam ternyata bisa 'gila' juga mereka ketika ber yel-yel ria. *Proud of you Guys*
mari ber yel-yel, asal jangan sampai ngeyel








Pas tampil? Sempet sih pake drama pengen bubar ampe ada yang udah di gerbang keluar, drama  yang pundung, pake drama dibujuk2 duluu.. *yaelah* ampe saya *yang kaka pembimbing* lho kudu nampil juga ikutan yel-yel hikshiks
*degdegan setengah mati*
dan hasilnya.. yeayy alhmdulillah habis yel-yel terbitlah selfie..Haha
trus menang ga? Haha ya nggak lah, tapi katanya sihh Isy 15 udah menang dihati angggotanya masing-masing *termasuk hati saya*wkwkwk
Oh iya, kenapa kelompoknya bernama isy? Kebetulan tema pembagian kelompok kali ini nama-nama makanan mesir, dan Isy merupakan makanan pokok orang mesir berupa gandum.
Ada filosofi lain kah? Hmm..Gak ada.Haha
Dan..pesan kaka kepada adik 'Silahkan tentukan takdir antum dari sekarang, kalau takdir tidak bisa dirubah maka untuk apa ada doa?' *bang Gobe bilang*
Thanks for being my partner Isy 15, 'keluarga Muhammad plus 6R'
Kenang-kenangan ormaba :)
NB: Guys besok puasa Arofah yaa, mari siapkan ruhiyah kita dari sekarang, siapa tahu Allah jadikan pahala kita seperti pahala tamu2nya Allah di padang Arafah sana


Cairo, 22/9/2015
Share on:

Assalamualaykum

*fyi* ini postingan pertama saya tentang wihdah lho
2 hari kemarin saya lumayan disibukkan dengan salah satu agenda wihdah, yap masih dalam rangkaian sekolah calon ibu. kali ini wihdah membuka kelas ke 3 pada sekolah calon ibu yang bertemakan tentang keterampilan, setelah dua kelas sebelumnya membahas tentang psikologi seorang ibu *postingan terpisah ya*
Seorang ibu pastinya dituntut untuk kreatif ketika membesarkan anak-anaknya kelak, right? maka disini wihdah hadir untuk mewadahi para calon ibu dalam mengembangkan kreatifitasnya :')Pada acara kali ini wihdah tidak bekerja sendiri, dengan bantuan rumah budaya akar serta beberapa keputrian nusantara seperti gamajatim, kpmjb, limas, dan ppm sumut kelas 'membuat boneka cantik' ini sukses dilaksanakan. Apa pasal?acara ini berlangsung selama dua hari dan selama itu pula 30 peserta yang hadir menunjukkan antusiasnya selama proses membuat karyanya masing-masing :')
Oh iya, pada kelas kali ini ka Mutiara Subhiyah atau yang biasa disapa dengan ka Yara yang merupakan tutor di kelas ini, dengan sukarela membagikan ilmu nya buat para calon ibu *many thanks ka yara*
Ketika ditanya belajar dimana tentang kreasi dari kain flanel kakanya bilang 'belajar online, awalnya suka aja lihat-lihat karya-karya yang berbau flanel, sampai tertarik buat belajar otodidak bermodalkan pulsa internet :'), awalnya juga trial and error jadi ga sebagus hasil yang sekarang, sampai akhirnya nagih kalau udah berkutat dengan flanel dkk dan sampai akhirnya jadi seperti ini'
*wahh hebat yaa ckckck..*
Oh iya, sekilas tentang ka yara. Ka yara salah satu anggota rumah budaya akar dan bersedia banget kalau semisal nanti diminta untuk ngisi pelatihan-pelatihan seperti ini lagi *yakan ka yara?Haha*


Hampir terlewat, Acara ini berlangsung selama dua hari 12-13 september, hari pertama bertempat di aula Gamajatim dan dimulai dengan sambutan pengatur umum budaya akar, lalu dilanjut dengan sambutan ketua wihdah dan kemudian praktik langsung membuat boneka cantik dari kain flanel bermodalkan kain flanel, jarum, benang serta lem UHU, dan kelas kedua bertempat di aula KPMJB. Kelas yang berlangsung selama 3 jam perharinya mampu membuat para calon ibu berkonsentrasi penuh ketika pengerjaannya, sampai tidak sadar bahwa jarum jam sudah menunjukan pukul 8 malam *acara dimulai pukul 5 sore*

salah satu calon ibu sedang membuat pola

serius sekali kan para calon ibu ini ;')




para calon ibu sedang berkonsentrasi penuh ketika membuat pola

Dan akhirnyaa.. ini hasil yang dtunggu-tunggu :')
silahkan dinikmati hasil jepretan publikasinya Wihdah @Asfara dan @Esa

model Tie shop

Ini si boyband tobat *berpeci*

taraaaa.. Hasil karya para calon ibu :")
eh ada yang jomblo..wkwk

Dan yang paling akhir dari semuanya, Wihdah mengucapkan terimakasih kepada Rumah budaya akar terkhusus kepada pengatur umum dan kordinator seni rupanya yang sudah rela stand by di tempat acara yang isinya akhwat semua :') *terimakasih suguhan teh panas serta popcorn berwarnanya*
terimakasih juga kepada keputrian Gamajatim *hidangan ayam bakar dan sambal gorengnya masih terasa lho haha*, keputrian kpmjb, keputrian Limas, dan keputrian Ppm sumut atas seluruh partisipasinya
terimakasih juga untuk semua calon ibu yang sudah berpartisipasi langsung dalam acara wihdah :')
ayo disambung bonekanya
Dan buat kawan-kawan yang belum berkesempatan hadir, masih ada dua kelas lagi di Sekolah Calon ibu ini Tata Boga dan Tata rias.. Nantikan keseruan-keseruan lainnya di waktu mendatang^^
FYI lagi.. semua kegiatan-kegiatan Wihdah bisa dilihat disini 
dan buat kawan-kawan yang tertarik untuk tahu lebih lanjut mengenai Rumah Budaya Akar bisa langsung intip-intip disini

Dp Wihdah berfoto bersama dengan Kak Yara (ke tiga dari kiri)
dan Pengurus Rumah Budaya Akar

Syukran ^^




Share on:


*psst, Ini postingan panjang, kalau lagi males baca mending skip aja dulu.HAHA*

Pelantikan DP, Oktober 2014
kanan-kiri atas: Yaul, Ulum, Amin, Hanani,Insan,Zuhal, Abid,Kiki
kanan-kiri bawah: Yesi, Shofi, Ega, Esa, Amel, Farhati, Afifah, Ade, Indah

Senat Mahasiswa Fakultas Syariah Islamiyah di Cairo, sudah setahun kami mengarungi bahtera kesenatan, mulai dari jungkir balik urus acara serta rapat-rapat yang cukup melelahkan, mengejar-ngejar para dosen demi mendapatkan wawancara eksklusif sekaligus dokumentasinya, silaturahim dengan para senior senat, begadang panjang untuk membuat soal dalam rangka Try Out bersama seluruh mahasiswa Indonesia, mempersiapkan acara PAKASI (Pengkaderan Mahasiswa Syariah) untuk mahasiswa Syariah tahun 1, kajian rutin pekanan untuk Dp internal dengan mengangkat tema Annaskhu ‘inda Ushuliyyin, dilanjut dengan diselingi Refreshing DP selama 1 termin bekerja, lalu di termin slanjutnya ada Pelatihan persiapan mengurus Jenazah yang dilaksanakan pada Ramadhan kemarin, lalu seminar kewanitaan yang mengangkat tema tentang Darah wanita dari aspek fiqh dan kesehatan, lalu ditutup dengan kegiatan akhir yaitu kerjasama seluruh Senat Mahasiwa dari empat fakultas dalam acara Cerdas Cermat Forsema. *looks so crowded right?*HAHA

padahal enggak sama sekali, FSI dibawah nakhoda Rahmatul Insan yang ditemani oleh Hanani kali ini sama sekali tidak membuat kami (para DP) merasa terbebani bahkan tertekan, tapi sesekali iyasih Kami masih bisa santai bahkan ditengan deadline sekalipun, bahkan salah satu diantara kami terkadang membawa guyonan khas Sulawesi sana *ga usah ditebak siapa ya* Pernah juga sesekali kami sama-sama masih terbangun di pukul 12 malam lewat, dan tiba-tiba salah satu grup di Whatsapp sudah menampilkan puluhan pesan, siapa lagi kalau bukan panitia yang besok ada acara dan belum kelar mnyelesaikan tugasnya dan sudah mentok mau diapain lagi tugasnya*kalo yang ini pas lagi agenda CCF*saling surcol tentang soal yang tak kunjung selesai diketik, curcol tentang kelaparan yang menimpa ditengah malam, sekaligus pesan bernada ancaman dari ketua panitia jangan sampai acara besok telat datang Haha (acara besok seharusnya pukul 9 pagi, tapi karena begadang yang terlalu, saya dan beberapa kawan baru datang pukul 11 siang).
Sebagian bagian keputraan, kanan-kiri: Abid si publikasi, Zuhal& Agung si Keilmuan, Insan si ketua, Hanani si wakil @Taman Jepang

Kepengurusan kali ini juga, bendahara kami yang asli minang tidak kenal pelit HAHA, apa pasal? Kami pernah sekali-kalinya rapat di salah satu math’am dengan menu sesuka hati *tapi cuma sekali doang abis itu ga pernah lagi karena uang sudah menipis :') disamping itu, bendahara satu ini juga dikenal jago masak dan jago backing2an *calon i__ri idaman kan ya mel?*

Disamping bendahara yang tak kenal pelit, SEMA FSI periode 2014-2015 juga dikaruniai seorang sekretaris handal, yang rela begadang lima malam ditemani Nescafe berbungkus-bungkus demi menyelesaikan LPJ, sekretaris yang rela diburu deadline demi membuat piagam sekaligus ngeprint

*padahal printer senat lagi rusak*
Jazakumullah Ibu sekret :') yang dari jauh-jauh hari sebelum ulang tahun udah maksa minta dikasih kue tart, dan endingnya kesampean kan kue tart pas pembubaran. Kue tart ditengah seluruh DP plus dikasihnya di hadiqoh yaban pula *kurang so sweet apalagi coba?*
Ketua, wakil, bendahara, sekretaris udah, lanjut ke bidang lain yaa
saya dan ibu sekret yang lagi milad *utang lunas ya tante HAHA*

Bidang Keilmuan. Namanya senat sudah pasti orientasinya keilmuan kan, makanya bidang ini ada *bidang saya niih* dikordinatori oleh Agung dan ditemani dengan anggota lain, kami bekerja *tsahh* mulai dari gebrakan baru dengan mencanangkan program menampilkan biografi tentang dosen-dosen di Alazhar, dilanjut dengan mengadakan Cerdas Cermat Forsema yang rencananya mau ditetapkan sebagai ajang bergengsi tahunan, serta kajian internal DP yang berhasil mengkhatamkan kitab Annaskhu ‘indal Ushuliyyin karangan syaikh Ali Jum’ah. Siapa kah tokoh dibalik layar ini? empat laki-laki (Agung, Zuhal, Ulum, Amin) dan 3 perempuan (saya, Ade, Ega)
penutupan acara CCF, Forsema (Forum Senat Mahasiswa) in action


Bidang Kaderisasi. Setiap organisasi pasti ingin memiliki kader-kader terbaiknya, maka kaderisasi SEMA FSI dengan ketua Rahmat Nur ditemani dengan tiga anggota lainnya (nawa, afifah, Farhati) berhasil mengkader mahasiswa syariah dalam acara tahunan PAKASI, tidak hanya itu kaderisasi pun berhasil mendata total keseluruhan mahasiswa syariah baik dari s1-s3  dengan bantuan dari Konsuler Indonesia tentunya :)
Dilanjut ke bidang publikasi atau biasa kita sebut BO AL-MINHAJ, Pernah liat kan majalah AlMinhaj yang sempat beberapa kali terbit ditengah khalayak masisir? Nah mereka ini orang-orang dibalik layarnya. Abid dan kawan2 lainnya (Yaul, Kiki, dan Yesi) berhasil menghidupkan kembali blog SEMA FSI yang hampir punah.HAHA. beragam kegiatan bisa diakses melalui blog tersebut. Two thumbs up lah buat Alminhaj yang udah bersedia menyiarkan semua kegiatan-kegiatan senat ke khalayak ramai (y)

Ini bidang terakhir, ada putra maka sudah pasti ada putri *apa maksud ya?abaikan* Intinya, di SEMA FSI itu ada Bidang Keputrian, dengan diketuai oleh Indah serta beranggotakan Shofi dan Febrina berhasil mengadakan seminar Keputrian yang masih dalam lingkup keilmuan dengan mengangkat tema “Darah Wanita dari persfektif Fiqh dan Kesehatan” dan keputrian ini juga yang sangat memperhatikan jasmani nya DP, maka pada pertengahan kepengurusan bidang keputrian berinisiatif untuk mengadakan olahraga bersama mahasiwa Syariah.
Keputrian senat, kanan-kiri: Indah, febrina, farhati, amel, esa, intan, ega


Itu tadi sekelumit tentang DP SEMA FSI serta perjalanan pendek selama satu tahun ke belakang, maka harus ada Laporan Pertanggung Jawabannya, dikemas dalam acara SPA SEMA FSI dengan Tema ‘Semangat Integritas Membangun Solidaritas’ DP Senat melaporkan Pertanggung Jawabannya dan Alhamdulilah DITERIMA. *sujud syukur*

DP yang antusias saat LPJ

LPJ diterima *horayy*
Maka acara paling akhir *sudah bukan dp tapi Demisioner* kami mengadakan rihlah ke salah satu hadiqoh di daerah Helwan Al Hadiqoh Alyabaniyah, artinya Taman Jepang. Sudah kentara dari namanya maka arsitektur serta ornament-ornamen taman ini memang dibangun seperti di Jepang, dengan patung budha di pinggir taman, serta tanaman-tanaman yang dipangkas seperti mirip gapura, dan bangunan hitam dari kayu yang terlihat seperti nagog. Acaranya ya pembubaran sekaligus kesan pesan selama berinteraksi dengan seluruh DP. *dan saya melewatkan sesi ini karena sedang ada urusan mendadak*

Demisioner ceritanya

Akhir dari semuanya DP SEMA FSI periode 2014-2015 mohon undur diri, dan selamat mengemban amanah bagi Ketua dan DP terpilih periode 2015-2016, serta semangat juga untuk MPA terpilih *lirik siapa ha?*

selamat untuk bung Nawa

Selamat dan semangat untuk SEMA FSI yang akan semakin menebar manfaat bagi mahasiswa sekitarnyaa. BRAVO SEMA!
Oh iya, untuk mengetahui kegiatan-kegiatan SEMA FSI bisa diliat disini dan disini



Share on:
Postingan lama si,tapi gapapa lah di share ulang


Berasa di Film Coboy kan?? *yg ijo itu si Ali*
Pyramid, Giza (9 Juli 2015)

'Ayo dipilih, mau kuda atau kereta kuda?' Tanya tukang kudanya
Hasna dan Iska sudah duduk manis diatas kereta kuda,
ditengah kebingungan dan ketakutan, aku mencoba untuk break your fear Tan!
'Kuda' jawabku mantap.

Dimulai dari awal naik pun aku hampir tergelincir *haha sedikit norak*
dan akupun sudah ada diatas kuda, dan cerita pun baru akan dimulai
Ali.
anak usia 14 tahun yang bertugas untuk memegang kudaku, bukan. bukan, dia bukan jalan kaki terus aku naik kuda, klo itu sih bakal mudah saja dan cerita bakal tidak menarik, tapi Ali pun naik kuda dan pegang dua tali kekang, satu kuda yang ia naiki dan satu lagi kuda yang aku naiki.
terus aku pegang apa? Ya pegang pegangan kuda lah, aku gak mau ambil resiko jatuh dari kuda kalau tanganku tidak bertumpu pada apapun,
Ketika kuda mulai berjalan karena dipacu oleh Ali sesaat aku merasa santai
'Oh gini toh rasanya naik kuda' pikirku, saat itu kuda masih berjalan lambat
kudaku beriringan dengan kuda yang dinaiki Ali, bahkan sesekali berdempetan dengan kudanya Ali yang mengakibatkan bagian samping lututku harus terhimpit diantara dua kuda, sehingga bergesekan dengan besi untuk alas duduk*efeknya ternyata meninggalkan lebam sampai sekarang*

 kuda kami pun berjalan santai, oh iya kuda yang aku tunggangi namanya munir, Muhammad Munir.
didahului oleh Huzaifah dan Islam, kuda kami berjalan di belakang mereka, sambil sesekali Ali meneriakkan arah jalan, dia mengajari Huzaifah dan islam tentang cara mengendarai kuda, ingat dipa dan islam saja bukan mngajari aku, karena sejak awal aku naik, aku tidak mau memegang tali kekang.
*cemen memang*

Rute pertama kami masih diatas jalanan beraspal, sesekali kuda berjalan sedikit cepat, karena Ali memacunya begitu tapi disaat itu pula akupun berteriak *ketakutan*
Rasanya pengen minta diturunin ajaaa T_T

'Pegang tali kekang sendiri aja Tan' dipa berteriak dari depan
'Imsik binafsik' (pegang sendiri tali kekang nya) Ali pun seiya dengan dipa
Haha dasar aku yang gak mau ambil resiko, 'gak mau..laa ah! Kholliy ma'ayaa yaa Ali' (nggak mau, Ali kamu harus tetep disamping aku)
Dan kuda pun lanjut berjalan,
jalanan sudah mulai berpasir, sehingga ketika kuda berjalan debu2 mulai beterbangan, sialnya aku gak pakai masker, walaupun gak bakal kehilangan kendali juga sih, karena Ali yang pegang tali kekangku.
Kita mulai memasuki padang pasir, disini si Ali mulai tidak sabaran, dia ingin kudanya berjalan cepat
Kondisi ku mulai kepayahan, tangan yng gemetaran, duduk yang sudah mulai tidak PW, perut yang terlalu sering berguncang akibat kuda yang berjalan sedikit cepat *karena ga bisa dibilang lari juga kudanya*
Aku mulai berteriak tidak karuan
'Ali birrohah..birrohah, ana ta'banah' (Ali pelan-pelan, aku capek)
'Please..please'
si Ali hanya nyengir melihat aku yang memohon dngan sangat memelas,
perjalanan masih jauh,
dipa dan islam terlihat sangat menikmati sekali sesi berkuda saat itu, aku? Bah..payah sangat kondisi ku saat itu!
ketika Ali mulai memacu kudanya lagi dengan melecut kudanya, otomatis kudaku pun ikut jalan cepat
badanku berasa berlompatan, aku khawatir tubuhku mulai tidak seimbang,
aku sedikit limbung sampai2 si Ali harus memegang tangan ku agar aku tidak terjatuh
'Aaaaakkkk, birrohah bass yaa Alii..laa timsyi sari'an'
'Ana Khoyfah giddan..giddan!' (Jangan cepet2 jalannya, aku takut banget) Teriak ku ketakutan
'Anti khoyfah?' (Kamu takut?)
'Aywahh...birrohah bass' (iya, makanya pelan-pelan)
Akhirnya si Ali pun memelankan laju Ahmad (nama kudanya Ali) dan munir
perutku mulai keram, tapi ketika aku tanya masih jauh atau tidak, dia hanya bilang kita harus keatas sana
Puncak padang pasir! Hahaha *tertawa getir*
Gambarnya kaya keren kan? padahal udah teriak2 ampe capek keknya T_T


Apakah aku bisa bertahan?

Ditengah perjalanan sesekali aku ajak dia berbicara 'hadza awwal marroh ana arkab khison' (ini pertama kali aku naik kuda)
'Awwal marroh? Ana khomasta 'asyar marroh' (pertama kali? Aku udah 15 kali)sambil pamer gitu, whatever!
Tanjakan mulai terlihat, kuda pun berjalan dengan sdikit cepat..lagi2 aku masih teriak-teriakan

finally, sampai juga kita di puncak panorama!
Tapi.. aku sudah tidak ada daya untuk kembali naik kuda

Sambil mereka berfoto ria, aku masih terduduk lemas mengatur nafas dan perut yang semakin keram.
Sesi foto tidak boleh dilewatkan bgtu saja kan?
*dengan arahan tukang foto, dannn..taraaa pyramid pun sejajar dengan tubuh kecilku*
kiri-kanan, aku,Hasna, iska, Islam,Dipa

Kami harus kembali bergegas, dan itu tandanya aku harus naik kuda lagi..hufft!
'Sepertinya gue salah pilih nih' ucapku saat itu pada kawan yg naik kereta kuda
Munir, please be nice to me!
Tali kekang ku masih dipegang Ali,
jalan dari puncak ke bawah otomatis turunan, dan kuda pun melaju sedikit cepat
'Aaakkkk Alii la timsyi sari'an, aaaaa, birrohah'
Lagi2 Ali harus memegang tangan ku agar aku tidak terjatuh dari kuda,
'nikmatin aja tan, pegang tali kekang nya sendiri' kata dipa
'You are brave intan, you can do it' ucap islam
whatever mereka mau bilang apa, aku.masih.gak.berani.

Sampai kata Ali 'Imsik binafsik, anaa ma'aki fii ganbik'
'Laa ah! Ana khoyfah, 'asyan dza awwal marroh' ucapku masih keukeuh ketakutan
'Laa takhofisy, mafisy musykilah, garribi awwil' (jangan takut, gak kenapa2 ko, coba aja dulu)
Ali pun memaksa dan tali kekang pun aku pegang

Ali mulai mengajariku step2 dasar, cara memelankan laju kuda, gimana cara belok kanan dan kiri.
aku? Kagok!
Awal..awal kuda masih berjalan pelan 'enak juga ya megang tali kekang sendiri' nyoba arahin tali kekang ke kanan, eh kudanya ke kanan, arahin ke kiri kudanya pun ke kiri
'Horaaaayyy'

Dari belakang Ali berteriak 'Tamam ya islam, huzaifah?'Tamaamm' jawab mereka serentak
'Tamaam ya Intan?' Ana musy tamam' jawabku *masih takut*
sampai tiba di gang, kuda ku dan islam di berjalan di depan, tiba2 di depan kami segerombolan orang2 menaiki kuda juga
nahlho bingung, sampe2 kuda dipa, aku, islam ada dalam satu jajaran..haha
sampai si Ali teriak 'wahdah..wahdah' (satu-satu aja jangan mepet gtu)
maklumlah kita kan belon mahir,
Kuda pun jalan masing2
Kuda dipa dan islam di depan ku, Ali ada dibelakangku

Tiba2 Ali memacu kudanya untuk lari, lalu bilang ke dipa dan Islam
'Hatigri? Garribuu' (mau kuda kalian lari? Coba yaa) dan Ali langsung memecut kuda dipa dan Islam, dan mereka pun berlari
Aku? Hiks ditinggal di belakang, tapi mereka balik lagi sih..alhamdulillah

Sampai Ali bilang 'hatigri bardu?'(kamu mau lari juga)
'Laa ah!' (Nggak!) Ucap ku seketika
No..no..no

Ketika dalam kendali ku, si Munir sedikit sulit untuk diajak jalan lambat, aku sampai harus ngomong sama kuda 'munir, jangan cepet2 ya jalannya, lambat aja aku takut' hahh dan ajaib! Munir pun berjalan lambat *aku gatau apakah dia faham omongan ku atau tidak, yang jelas mulutku banyak merapal doa selama aku berkuda*

setelah berkuda selama kurang lebih sejam akhirnya kita sampai di tempat penyewaan kuda sekaligus berakhirnya acara naik kuda kali itu

Alhamdulillah tsumma Alhamdulillah aku selamat dari berkuda dannn berhasil 'break your fear'

Kalo lain kali diajak naik kuda lagi mau gak? Enggak dalam waktu dekat ya, Terimakasih :')

*pas sampe rumah, trnyata benar saja bagian samping lututku lebam :'(
** Jazakumullah Hasna dan Iska atas kesempatan berkudanya kemarin

Share on:
  • ← Previous post
  • Next Post →
  • This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style.
  • Hi, my name is John. I'mstudent originally from Peru, living in New York.
140x140

John Doe

Founder of the website
Facebook Twitter Gplus RSS
Labels
  • Hamil
  • Keluhan saat hamil
  • Mine
  • Wihdah Hamasah
latest posts
latest comments

Blog Archive

  • ►  2020 (1)
    • ►  February (1)
  • ►  2017 (1)
    • ►  January (1)
  • ►  2016 (24)
    • ►  December (2)
    • ►  October (3)
    • ►  September (1)
    • ►  August (1)
    • ►  June (1)
    • ►  May (3)
    • ►  April (5)
    • ►  March (7)
    • ►  February (1)
  • ▼  2015 (9)
    • ▼  November (1)
      • Setelah S1 Lalu Apa?
    • ►  October (2)
      • 5 Alasan Kamu Harus ikut Azhari Backpacker
      • Cairo-Jogja
    • ►  September (3)
      • 'Menggila' bareng 'Isy
      • Terampil Membuat Boneka Flanel bersama WIHDAH
      • Satu Tahun Senat FSI dibawah Nakhoda Insan
    • ►  August (3)
      • Berkuda? Why Not!

Report Abuse

About Me

Intan Miftahurrahmi
View my complete profile
Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style. This is a super clean and elegant WordPress theme for every bloggers. Theme is perfect for sharing all sorts of media online. Photos, videos, quotes, links... etc.

Facebook Twitter Flickr Linkedin Gplus Youtube

Awesome Intan

Karena perjalanan di dunia hanya sementara, Mari siapkan untuk perjalanan abadi selanjutnya

  • Home
Powered by Blogger.
Created By SoraTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates